Lidiya Dewi Kencana, S.Pd

Sambutan Kepala Sekolah

Selamat datang di Sekolah Dasar Quantum Inti Indonesia.

SAYA PERCAYA, setiap anak dilahirkan sebagai seorang JUARA. Mereka terlahir untuk menjadi seorang JUARA sesuai dengan bakat, minat, potensi, kecerdasan, serta kelebihan-kelebihannya yang lain, dan kekurangan yang dimilikinya.

SAYA PERCAYA, setiap anak memiliki KEMAMPUAN yang LUAR BIASA. Kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh oleh kita sebagai orang dewasa.

SAYA PERCAYA, setiap anak mempunyai POTENSI dan KECERDASAN yang dapat dikembangkan yang akan menopang kesuksesannya.

SAYA PERCAYA, setiap anak mempunyai sifat dan karakteristik yang unik, yang berbeda satu dengan lainnya yang justru akan menjadikan KECERDASAN SOSIAL dan EMOSIONAL mereka berkembang dengan baik.

Masa pertumbuhan anak usia 3 sampai dengan 13 tahun adalah periode penting dalam pertumbuhan secara fisik dan mental. Perkembangan otak manusia akan tumbuh pesat dalam menerima informasi, pengetahuan, perkembangan, minat dan konsep diri untuk selanjutnya menjadi Iife skill pada saat dewasa nanti.

Sekolah Dasar Quantum Inti Indonesia didirikan dengan tujuan untuk membantu mencapaian kemampuan life skill tersebut dengan satu kondisi; KERJASAMA ORANGTUA DI RUMAH. Berdasarkan pemikiran ini, kami sadar bahwa anak bisa cerdas secara spiritual, akademik, sosial emosional, dan tangguh tidak hanya karena bimbingan guru dan warga sekolah tetapi juga berkat dukungan serta kerjasama Ayah dan Bunda di rumah.

SIAPKAH Ayah Bunda untuk menyongsong masa depan putra dan putri Anda?

JIKA SIAP, mari kita bangun kolaborasi yang baik untuk menghantarkan putra putri kita menggapai mimpi dan kesuksesannya!

Program Unggulan

1. Kurikulum 2013

Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum 2013. Sesuai dengan karakteristiknya, Kurikulum 2013 mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerjasama dengan kemampuan intelektual dan psikomotor. Hal ini sejalan dengan visi dan misi sekolah yakni membentuk generasi muda Indonesia yang cerdas emosional, spiritual, intelektual dan adversitas serta siap menyongsong era global.

2. Brain Based Learning System

Dalam hal akademik, Sekolah Dasar Quantum Inti Indonesia menerapkan pembelajaran berbasis pada kinerja otak (Brain Based Learning System). Mind Mapping dan Brain Gym kami jadikan alat untuk mengoptimalkan proses dan hasil pembelajaran. Quantum Teaching dan Quantum Learning kami jadikan pedoman dalam menyajikan materi pembelajaran. Tidak hanya itu, pengembangan kecerdasan ESIA (Emosional, Spiritual, Intelektual, dan Adversitas) selalu melekat pada setiap aktivitas yang dilakukan di sekolah.

3. Character Building

Character Building merupakan salah satu program unggulan di Sekolah Dasar Quantum Inti Indonesia. Melalui pendidikan karakter, budaya Indonesia dikembangkan; budaya memberi salam dan tersenyum ketika berpapasan, mencium tangan orang yang dihormati, bersikap jujur, bertanggungjawab, disiplin, sopan santun, memperhatikan etika ketika makan, mengantri, sportif saat bermain, dan bertindak nyata dalam pelestarian seni budaya Indonesia.

4. Language Learning (English and Japanese)

Sebagaimana diketahui bersama bahwa Bahasa Inggris menjadi bahasa Internasional. Penekanan penguasaan keterampilan berbahasa tersebut meliputi kemampuan speaking, listening, reading, dan writing. Selain itu, kami juga mempelajari Bahasa Jepang. Kami menilai bahwa Bahasa Jepang memiliki teknik penulisan khusus yang dapat melatih kemampuan motorik halus siswa dan art sense, seperti halnya origami, kirigami dan washi. Motorik halus sangat penting dikembangkan sejak usia dini.

5. Seni Tari dan Seni Musik Daerah

Pelestarian budaya bangsa menjadi tanggungjawab kita bersama. Keterampilan seni tari dan seni musik daerah menjadi pembelajaran yang wajib diikuti oleh seluruh siswa. Tidak untuk memaksakan mereka menguasai bidang yang bukan sesuai dengan minat, bakat, dan kecerdasannya tetapi minimal mereka mengenal seni daerah bangsanya sendiri.

6. Olahraga Dasar Prestasi

Menurut hasil penelitian, anak usia sekolah dasar (SD & SMP) membutuhkan gerak fisik yang sangat tinggi intensitasnya sehingga perlu disalurkan dengan benar. Olah tubuh adalah kebutuhan otak untuk memelihara kebugaran fisik dan kemampuan berpikir. Gerakan dasar untuk setiap permainan olahraga perlu dilatihkan secara benar untuk menghindari cedera, selain mendapatkan keterampilan olah tubuh yang benar. Olahraga dasar prestasi diharapkan dapat turut membentuk  & membina minat siswa terhadap cabang-cabang yang sudah difasilitasi yaitu renang, futsal, badminton dan basket. Olah tubuh yang terprogram baik akan menghasilkan tubuh yang sehat, jiwa yang sportif, raga yang bergairah, dan menjadikan generasi yang sehat berprestasi.

7. Mind Mapping

Mind Mapping adalah cara mengembangkan kegiatan berpikir ke segala arah, menangkap berbagai pikiran dalam berbagai sudut. Mind Mapping mengembangkan cara berpikir divergen dan berpikir kreatif. Mind Mapping yang sering kita sebut dengan peta konsep adalah alat berpikir organisasional yang sangat hebat yang juga merupakan cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi itu ketika dibutuhkan (Tony Buzan, 2008:4). Oleh sebab itu, kami menggunakan Mind Mapping dalam keseharian pembelajaran dan merasakan dampak yang luar biasa guna mendukung efektifitas pembelajaran siswa.

8. Fun Camp

Fun Camp menjadi kegiatan yang dinantikan sebab penuh dengan tantangan dan seru tentunya. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan hidup (life skill). Dalam kegiatan ini, siswa dilatih untuk disiplin dalam penggunaan waktu, menjadi pemimpin dan dipimpin, bekerjasama, berempati, bertanggungjawab terhadap diri dan kelompok, mandiri melakukan dan mengatur kebutuhan dirinya, serta cerdas menyelesaikan tantangan dan masalah yang muncul. Life skill yang dilatih sejak dini diharapkan mampu menjadi bekal untuk hidup dan kehidupan yang lebih baik.

9. Quantum Fair

Quantum Fair menjadi wadah untuk mengembangkan dan mengapresiasi kemampuan public speaking siswa. Dengan adanya kegiatan presentasi siswa di hadapan orangtua, rasa percaya diri dan kemampuan mengkomunikasikan ide tau gagasan siswa semakin terasah. Hal ini tentunya sejalan dengan tantangan keterampilan abad 21. Penggunaan teknologipun menjadi bagian penting dalam kegiatan Quantum fair ini. Siswa diarahkan untuk dapat membuat bahan presentasi berbasis teknologi seperti video, powerpoint, alat peraga, dll.

10. Bina Bakat Siswa

Pramuka menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib untuk semua siswa. Dasar – dasar kecakapan hidup dan kepanduan dipelajari di kegiatan Pramuka. Selain Pramuka, siswa juga bisa memilih salah satu jenis kegiatan ekstrakurikuler seperti: Dokter Kecil, Quantummatic, Greenery, Polisi Cilik, Melukis, Sportholic, Fun with English, dan QIBLa (Quantum Indonesia Best Leader).

Media Belajar


Modul