Sebagai bagian dari ujian praktik mata pelajaran Seni Budaya dan Bahasa Indonesia, siswa kelas XII SMA Quantum Inti Indonesia tahun ajaran 2025/2026 mempersembahkan sebuah karya film berjudul “Lensa & Kanvas.” Karya ini menjadi wujud nyata kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan literasi dan seni yang telah dikembangkan selama proses pembelajaran.
Film Lensa & Kanvas mengangkat kisah emosional tentang kehidupan seorang remaja bernama Angkasa, yang harus menjadi tulang punggung bagi ketiga adiknya. Di tengah tanggung jawab besar yang ia emban, Angkasa menemukan ketenangan dalam sosok Bulan, seorang gadis lembut yang ia temui di taman.
Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya tumbuh hangat dan penuh makna. Namun tanpa disadari oleh Angkasa, Bulan menyimpan sebuah rahasia besar tentang penyakit serius yang telah ia derita sejak sebelum mereka bertemu. Hingga pada suatu kejadian tak terduga, kebenaran tersebut terungkap dan membawa mereka pada titik paling emosional dalam perjalanan hidup mereka.
Film ini tidak hanya menghadirkan alur cerita yang menyentuh, tetapi juga sarat dengan pesan tentang ketulusan, pengorbanan, serta makna kehadiran seseorang dalam kehidupan.
Karya ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid dengan pembagian peran sebagai berikut:
- Sutradara: Affan Zulfikar
- Asisten Sutradara: Anindito Nugroho
- Eksekutif Produser: Mr. Nasrun Wahab (Guru Seni Budaya)
- Editor Naskah: Ms. Nadya Arrosyadi (Guru Bahasa Indonesia)
- Penulis Naskah: Anindito, Rakha, Damar, Anindya, Nailah, dan Bikha
- Cameraman: Affan, Dito, Hideo, dan Damar
- Editor Film: Affan Zulfikar
Melalui proyek ini, siswa tidak hanya belajar tentang teknik pembuatan film, tetapi juga mengasah keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, serta kepekaan terhadap nilai-nilai kehidupan.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran di SMA Quantum Inti Indonesia tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada praktik nyata yang mampu menghasilkan karya kreatif dan bermakna.

Penulis : I Made Rahayu Kardika Yasa

Mengusung semangat “Let’s cook, learn, and have fun together!”, para siswa diajak untuk terlibat langsung dalam proses memasak menu spesial, yaitu Spaghetti Bolognese dan Jasuke (Jagung Susu Keju). Dengan penuh antusiasme, siswa belajar mengenal bahan makanan, mengikuti langkah-langkah memasak, hingga menyajikan hasil karya mereka sendiri.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keceriaan, tawa, dan semangat kebersamaan antara siswa, guru, serta komite sekolah yang turut mendampingi. Suasana hangat ini menjadi bukti bahwa proses belajar dapat dikemas secara menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukatif di dalamnya.


Selama pelaksanaan pada 9–12 Maret 2026, berbagai kegiatan inspiratif telah dilaksanakan, di antaranya:
Sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai keberagaman, PRIMA juga menghadirkan kegiatan pembinaan keagamaan bagi seluruh peserta didik:
Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami dan menerapkan nilai Al-Barr, yaitu selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, serta menjaga alam sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT.








Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang menarik dan edukatif, seperti lomba merias aksara, lomba hiasan gantungan kreatif, serta lomba bingkai aksara kreatif. Melalui perlombaan ini, siswa didorong untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya Hindu.

Penulis : I Made Rahayu Kardika Yasa
Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari wujud syukur kepada Allah SWT. Nilai Al-Barr (berbuat kebaikan) tidak hanya diterapkan dalam hubungan antar sesama, tetapi juga dalam menjaga kelestarian alam sebagai ciptaan-Nya.




Setelah pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh 



Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan haru, dihadiri oleh guru, orang tua, serta seluruh civitas sekolah. Momen ini menjadi bukti nyata komitmen 






Keberhasilan penampilan Tari Kreasi Harmoni Nusantara tidak lepas dari peran dan dedikasi guru pelatih tari, Ms. Ndaru Dwi Rahayu, S.Pd., yang dengan penuh kesabaran dan komitmen membimbing para siswa sejak proses latihan hingga pementasan. Bimbingan beliau tidak hanya berfokus pada teknik gerak, tetapi juga pada penanaman rasa percaya diri, kekompakan, serta penghayatan terhadap makna tari yang dibawakan. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan atas kontribusi dan dedikasi beliau dalam menyukseskan penampilan ini.






Setiap paket yang dibagikan tidak hanya berisi hidangan berbuka puasa, tetapi juga mengandung nilai kasih sayang, kepedulian, serta harapan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Momen ini menjadi pengingat bahwa berbagi di bulan Ramadan memiliki makna yang lebih mendalam, yakni menebarkan kebaikan dan memperkuat rasa empati terhadap sesama.
