alam rangkaian kegiatan Quantum Fair 2026, SMP Quantum Inti Indonesia kembali menampilkan karya luar biasa melalui proyek pembelajaran kolaboratif bertajuk “Harmoni Nusantara dalam Nada, Gerak, dan Cerita”. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah FDRAMA berjudul “Suara yang Tidak Didengar”.
FDRAMA ini menjadi representasi kreativitas dan kepedulian siswa terhadap isu-isu sosial yang sering kali terabaikan. Dengan alur cerita yang kuat dan emosional, para siswa berhasil menyampaikan pesan tentang pentingnya mendengarkan, memahami, dan menghargai suara setiap individu.
Melalui akting yang penuh penghayatan, visual yang menarik, serta pengemasan cerita yang mendalam, penampilan ini berhasil membawa penonton masuk ke dalam suasana yang reflektif. Tidak hanya sekadar hiburan, FDRAMA ini juga menjadi media edukasi yang menggugah kesadaran akan nilai empati dan komunikasi. Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa proses belajar di SMP Quantum Inti Indonesia tidak terbatas pada teori di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kerja sama tim.
Sejalan dengan semangat Quantum Fair, siswa tidak hanya belajar untuk tampil, tetapi juga belajar untuk menyampaikan pesan, bekerja dalam tim, dan membangun rasa percaya diri. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang cerdas dan berintegritas. Antusiasme penonton yang hadir semakin menambah semarak kegiatan ini. Dukungan dari siswa, orang tua, dan pengunjung menjadi energi positif yang mendorong siswa untuk terus berkarya dan berkembang.
Melalui FDRAMA “Suara yang Tidak Didengar”, SMP Quantum Inti Indonesia kembali menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi sarana yang kuat untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan.
“Terkadang, yang paling penting bukanlah siapa yang berbicara, tetapi siapa yang mau mendengarkan.”
Sampai jumpa di karya inspiratif berikutnya dalam rangkaian Quantum Fair!
Penulis: I Made Rahayu Kardika Yasa




Quantum Fair bukan hanya sekadar ajang games dan performances, tetapi juga menjadi ruang belajar nyata yang menghadirkan pengalaman baru bagi siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang pentingnya teamwork, membangun rasa percaya diri, serta keberanian untuk mencoba dan menemukan hal-hal baru bersama teman-teman.
Melalui kegiatan ini, sekolah kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, dan kolaborasi siswa.


Keduanya merupakan siswa yang telah menunjukkan dedikasi, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan yang kuat selama proses seleksi berlangsung. Terpilihnya mereka menjadi harapan baru bagi kemajuan organisasi OSIS SMP Quantum Inti Indonesia ke depan.



Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti Pelatihan Baris Berbaris (PBB), materi kepemimpinan, latihan fisik/outbound, hingga fun group games yang melatih kerja sama tim. Tidak hanya itu, terdapat pula sesi Focus Group Discussion (FGD) dan public speaking practice yang memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan ide, melatih keberanian berbicara, serta mengembangkan pola pikir kritis.




Perjalanan dilanjutkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor. Di lokasi ini, siswa mempelajari berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi serta langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan. Petugas BPBD memberikan demonstrasi penggunaan peralatan evakuasi dan simulasi penanganan bencana. Siswa turut mencoba beberapa alat penyelamatan sehingga mereka dapat memahami langsung proses kerja tim yang bertugas saat keadaan darurat. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih siap, siaga, dan tanggap dalam menghadapi situasi bencana.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap siswa dapat menerapkan ilmu keselamatan tidak hanya saat berada di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan di tengah masyarakat. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik menjadi kunci tercapainya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan peduli terhadap keselamatan bersama.









Tangan berkeringat, deg-degan, dan mendadak
SMP Quantum Inti Indonesia senantiasa melakukan pengembangan dalam proses pembelajaran, di antaranya dengan melaksakan pembelajaran ekseperiental (